Sabtu, 12 Juli 2014

untuk mu



Mama ...... !
Mama , Apa kabar mu ?
Tahu kah ?
Tak ada senyumanmu  
bak siang tanpa matahari
bak malam tanpa bulan
dunia ini terasa asing bagiku
karena tak ada kehadiranmu.
Dulu .....
Kau adalah magnet dalam hidupku
Aku pulang lalu mencarimu...
Tapi, sekarang
Aku pulang terasa sepi
Ternyata  aku lupa kalau kau sudah pergi
Hidup ini terasa mimpi
Yaaa, aku rasa ini mimpi
Bahkan ....
Kebahagiaan
Udara
Kesembuhan
keBebasan
Tak pernah dunia ini berikan untuk mu
Aku baru sadar, kalau dunia ini tak begitu adil untuk mu
Hanya karena nafas kau menyerah,
Aku  masih merasakan kehadiranmu mama
Mengingatmu seakan hembusan udara menyentuhku
Aku tak kuasa menahan mu Untuk tetap disini
Aku bisikan kata penguat untuk mu
Dan kau menjawab dengan tarikan nafas
Aku berjanji pada mu untuk pulang bersama
Lalu kau mengedipkan mata
Aku bercerita tentang keinginanmu
Lalu kau melebarkan bibirmu
Lalu ketika kami menagis meratapi nasib kami tanpa mu
Dan kau meneteskan air mata
Aku hanya manusia lemah yang tak bisa melepasmu
Masihkah kau melihatku ?
Begitu kerepotan ketika harus memasak
Begitu kecapean ketika harus menjadi mu
Mungkin nanti aku akan lelah, karena aku sadar aku bukan dirimu
Begitu banyak penyesalan menghujaniku
Aku  tahu apa yang kau inginkan
Dan aku pura pura tak memperdulikannya
Aku tahu betapa harapan mu untuk ku
Dan aku hanya membalas dengan kata NANTI
TERNYATA PURA PURA DAN KATA NANTI
ADALAH PENYESALAN TERBESAR HIDUPKU
SEMASA HIDUPMU
Tak ku miliki sesuatu yang berharga untuk mu
Aku takut,
Sakitku takan sembuh
Cita cita ku takan berarti
Rumah tampak sepi
Semua tampak berbeda tanpa mu MAMA
Tolong,lukiskan kebahagiaan mu disana dalam mimpiku
Setidaknya sebagai pelipur lara hatiku
meski kau tak hadir
tapi aku yakin
mata mu masih melihat
hati mu masih tersentuh
jiwa mu masih hidup
nafas mu masih berhembus
dan cinta mu masih hidup
meski raga mu telah pergi.

Anak mu


2 komentar: